Analisis Hukum terhadap Pelanggaran Prinsip Kehati-hatian dalam Pemberian Kredit (Studi Kasus Bank Maybank Indonesia Tbk Cabang Cilegon)
Kata Kunci:
Analisis Yuridis, Kredit Bermasalah, Hukum Perbankan, Prinsip Kehati-hatianAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis praktik pemberian kredit bermasalah di Bank Maybank Indonesia Tbk Cabang Cilegon yang tidak sepenuhnya sesuai dengan ketentuan hukum perbankan nasional. Fenomena kredit bermasalah menjadi salah satu indikator lemahnya penerapan prinsip kehati-hatian (prudential banking principle) yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan dan Peraturan OJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Manajemen Risiko bagi Bank Umum. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberian kredit tidak sepenuhnya memenuhi asas-asas hukum perbankan, terutama dalam penilaian kelayakan debitur dan pengawasan penggunaan dana pinjaman. Ketidaksesuaian tersebut menimbulkan risiko hukum dan finansial yang signifikan bagi bank serta mencerminkan lemahnya pengawasan internal. Penerapan prinsip kehati-hatian perlu diperkuat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengawasan internal yang efektif, serta penegakan sanksi hukum terhadap pelanggaran prosedural dalam pemberian kredit
Kata Kunci: Analisis Yuridis, Kredit Bermasalah, Hukum Perbankan, Prinsip Kehati-hatian
Unduhan
Referensi
REFERENCES
Alfiana, A., Judijonto, L., & Al-Amin, A. (2025). Credit risk management strategies for
financial stability in the banking sector. COSMOS: Jurnal Ilmu Pendidikan,
Ekonomi dan Teknologi, 1(5). https://doi.org/10.37567/cosmos.v1i5.174
Bambang Sunggono. (2017). Metodologi Penelitian Hukum. Jakarta: Raja Grafindo
Persada.
Choiriyah, C. (2024). Hukum perbankan dan perasuransian Indonesia dalam perspektif
hukum Islam. SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Sy-arî, 6(3).
ZALIL JOURNAL: A Scholarly Forum for Educational and Legal Studies
Vol. 01 No. 01 (2026) : 22-34
Available online at https://zaliljournal.com/home.php
33
https://doi.org/10.15408/sjsbs.v6i3.11532
Ditta, A. S. A., & Ardianingsih, A. (2024). Efficiency, credit risk and financial stability in
national banking sector in Indonesia. Jurnal Akuntansi Kajian Ilmiah Akuntansi
(JAK), 11(1). https://doi.org/10.30656/jak.v11i1.6454
Djumhana, M. (2019). Hukum Perbankan di Indonesia. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Febriyanti, M., & Haryanto, I. (2024). Perbandingan regulasi bank digital di Indonesia
dan Singapura. Ajudikasi: Jurnal Ilmu Hukum, 7(2).
https://doi.org/10.30656/ajudikasi.v7i2.7724
Fransiska, W., & Ismanto, H. (2024). Determinan risiko kredit bank umum di Indonesia.
Revitalisasi: Jurnal Ilmu Manajemen, 14(1).
https://doi.org/10.32503/revitalisasi.v14i1.7128
Hermansyah. (2021). Hukum Perbankan Nasional Indonesia. Jakarta: Kencana Prenada
Media Group.
Ibrahim, J. (2018). Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Malang:
Bayumedia Publishing.
Idris, M. (2024). Bank secrecy: An overview on the rule of sharia banking law in
Indonesia. Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 3(2).
https://doi.org/10.23887/jkh.v3i2.11824
Kasmir. (2021). Manajemen Perbankan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Mafaza, J., Dwi Safitri, M., Tenika, E., & Lestari, H. S. (2024). The influence of credit
risk on bank profitability in Indonesia. Indonesian Interdisciplinary Journal of
Sharia Economics (IIJSE), 8(1). https://doi.org/10.31538/iijse.v8i1.6029
Mala, C. M. F., & Jumono, S. (2025). Credit risk management via capital adequacy:
Insights on stability from Indonesia regional banks. Jurnal Ilmiah Manajemen
Kesatuan, 13(4), 2293–2304. https://doi.org/10.37641/jimkes.v13i4.3175
Marzuki, P. M. (2019). Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Mulyani, S. (2020). Manajemen risiko perbankan di era digitalisasi keuangan. Jurnal
Hukum dan Bisnis, 7(2), 123–138.
Mulyono, G. S., Saktiawan, P., & Mujito. (2025). Case study in the Indonesian banking
sector: Implementation of the policy on the use of collateral in the People’s
Business Credit (KUR). Dinasti International Journal of Economics, Finance &
Accounting, 6(1). https://doi.org/10.38035/dijefa.v6i1.4430
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Manajemen Risiko
bagi Bank Umum. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.
Pratiwi, R., Jummaini, Y., & Ristati. (2025). The influence of capital adequacy, liquidity,
bank size, and profitability on credit risk in commercial banks category BUKU IV.
JRMSI: Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia.
https://doi.org/10.21009/JRMSI.014.2.06
Putra, I. G. N. A., & Suryaningsih, N. L. (2023). Implikasi hukum terhadap pelanggaran
prinsip kehati-hatian dalam pemberian kredit perbankan. Kertha Semaya: Journal
Ilmu Hukum, 11(5), 879–893. https://doi.org/10.24843/KS.2023.v11.i05.p08
Putri, D. A., Azali, D. W., & Legiman, A. P. P. (2025). Sistem pengawasan bank pasca
kasus BLBI dalam mendorong reformasi perbankan di Indonesia. Journal Sains
Student Research (JSSR), 3(1). https://doi.org/10.61722/jssr.v3i1.3254
Rachmawati, D., & Sutopo, B. (2022). Analisis prinsip kehati-hatian dalam pemberian
kredit oleh bank umum di Indonesia. Jurnal Hukum dan Pembangunan Ekonomi
(JHPE), 10(2), 145–160. https://doi.org/10.23917/jhpe.v10i2.8934
Raharjo, B. (2020). Aspek Hukum dalam Transaksi Perbankan di Indonesia. Yogyakarta:
Deepublish.
Rahayu, N., & Santoso, D. (2021). Analisis hukum terhadap prinsip kehati-hatian dalam
ZALIL JOURNAL: A Scholarly Forum for Educational and Legal Studies
Vol. 01 No. 01 (2026) : 22-34
Available online at https://zaliljournal.com/home.php
34
pemberian kredit oleh bank umum di Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum Lex Scientia,
9(1), 45–59.
Soekanto, S., & Mamudji, S. (2020). Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan
Singkat. Jakarta: Rajawali Pers.
Suharnoko. (2018). Hukum Perjanjian: Teori dan Analisis Kasus. Jakarta: Kencana
Prenada Media Group.
Susilo, Y., & Triandaru, S. (2018). Bank dan Lembaga Keuangan Lain. Jakarta: Salemba
Empat.
Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan. Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 1998 Nomor 182.
Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan. Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 111.
Utari, F., & Viverita, V. (2025). The effect of credit risk and bank size on bank
profitability in Indonesia before and during the COVID-19 pandemic. IIJSE, 7(3).
https://doi.org/10.31538/iijse.v7i3.5956
Wibowo, A. (2022). Kredit bermasalah dalam perspektif hukum perbankan dan tanggung
jawab bank. Jurnal Ekonomi dan Hukum Perbankan, 14(3), 211–228.
Wulandari, A., Nathanael, K. D., & Lestari, H. S. (2024). The influence of risk
management on company value commercial bank in Indonesia. International
Journal of Accounting and Management Research (IJAMR), 6(2).
https://doi.org/10.30741/ijamr.v6i2.1598
Zanuar Virgantara, D., & Mutamimah, M. (2023). Peran good corporate governance
dalam menurunkan credit risk pada bank yang go public di Bursa Efek Indonesia.
Jurnal Bisnis dan Ekonomi, 29(2). https://doi.org/10.35315/jbe.v29i2.9246


